Komunikasi Harmonis

Keluarga
keluarga anugerah yang paling indah dibandingkan oleh apa pun di dunia ini. keluarga diciptakan oleh Tuhan untuk saling berkesinambungan dalam hal apa pun. ayah yang sebagai kepala rumah tangga dan ibu sebagai ibu rumah tangga yang merawat dan mendidik anak-anak-nya. keluarga harmonis bukan suatu hal yang mudah untuk di ciptakan begitu banyak masalah yang datang sampai-sampai dapat menghancurkan keluarga itu juga.
keluarga itu yang rukun, damai, sejahtera, sampai harmonis. tapi kenyataan yang sangat dibenci banyak orang keluarga yang rusak karna komunikasi yang selalu putus dan kadang tak ada jalan-nya. ayah dan ibu tak ada komunikasi, anak dan orang tua tak bersautan dalam hal apa pun itu. dulu-nya senyum itu tampak dalam diri kita sebagai keluarga, ceria dalam suasana apa pun itu harus di hadapi.begitu banyak faktor yang membuat kita dapat melemah dan ingin mempunyai yang bukan milik kita.
Tuhan, keluarga-ku yang sangat ku banyak memiliki kejutan pada setiap hari-hari yang engkau berikan, yang terkadang sifat dan karakter antara anggota keluarga tidak terpenuhi dengan sifat yang angkuh, pelit, keras kepala, sampai tidak mau mengalah. terkadang aku tak mau mengurusi apa itu kebiasaan mereka, apa itu kesukaan mereka, tapi aku sempat berfikir apa yang harus ku perbuat dan apa yang harus ku banggakan.
banyak yang bilang hidup yang sederhana itu menyenangkan tanpa ada kegagalan sedikit pun tapi, dengan kepercayaan itu kenapa aku selalu merasa gelisah dengan segala sifat dan perilaku yang mereka lakukan terhadap aku, sampai-sampai aku di lahirkan tanpa adanya dukungan dari mereka.
aku pernah berfikir bahwa sifat yang ku ciptakan bukan lah sifat yang baik untuk kedepan hari-nya, apa karna aku belum bisa menerima mereka atau karna ada pernah berada di mana tempat kesedihan yang paling mendalam ???
bertanya-tanya tentang segala hal yang ku ciptakan dan ku lalui, sampai dimana aku lupa bahwa aku memiliki ke istimewaan yang dapat ku andalkan dalam kehidupan ku. aku belum bisa melihat keadaan diri ku yang sebenarnya, akau belum mampu membentuk diri ku yang sebenarnya, sampai dimana aku merasa letih dan tak tau untuk menciptakan yang buat aku nyaman.
tertawa salah satu cara yang buat aku tenang, melihat dan mendengar adalah ke ahlian ku yang saat ini ku miliki, tapi tempat untuk aku mengadu belum pernah ku temui dan sampai kapan harus aku simpan dan ku lupakan satu persatu ???
apakah aku yang harus berdiri sendiri? apa aku yang berhentikan semua ini ?
aku selalu percaya bahwa begitu banyak orang-orang yang saat ini menantikan karya yang dapat membuat diri ku menjadi yang unggul dalam hal apa pun.


Harus Berjuang 😔😕😖

Komentar