Memutar Kembali

Berlalu adalah hal yang pernah terpikir oleh semua insan yang tak menginginkan itu terjadi. Berlalu bukan lah hal yang menarik untuk dipublikasikan ke semua insan di muka bumi ini. Berlalu itu bukan suatu yang enak dengan realitas yang sungguh pahit untuk tidak mau melihat kebelakang. sungguh, sebernarnya berlalu itu bukanlah kawan dekat kita atau milik kita melainkan musuh kita. Berlalu sering menjadi masalah dikawasan perasaan yang terombang ambing sampai dimana ombak mengusirnya dengan kencang tanpa henti. berlalu itu tidak tau siapa yang mencoba untuk menciptakan dia, dia selalu datang dan pergi secepat kilat yang turun dari langit. Begitu banyak insan yang terluka atas sikap berlalu berikan. tak tau harus bagaimana mengatasinya sampai di titik jenuh paling dalam. tapi terkadang berlalu itu bukan suatu yang harus kita hindarkan melainkan dia ada jika kita ciptakan. hari-hari yang selalu mendorongnya datang tanpa malu untuk menganggu kita insan yang mahal ini. Aku tau masa lalu itu sebuah pelajaran yang mahal sama dengan sahabatnya yang datang dan meninggalkan sahabatnya tinggal sendirian. aku membayangkan jika punya sahabat seperti dia bakalan jadi apa nantinya. tapi, itu adalah rencana yang dikerjakan untuk perjalanan yang kita ciptakan. kadang lalu itu membuat insan jadi malu untuk mengatakan bahwa dirinya rindu dengan beribu-ribu peristiwa yang datang untuk membangun peristiwa seperti dulu lagi. rasa munafik yang berdendam keras sampai ke liang lalu timbul, sampai dimana ia harus menyerah agar dia mendapatkannya. apakah aku harus berjuang lebih keras hanya untuk mendapatkan lalu kembali atau hanya untuk tetap kokoh menjadi suatu pondasi yang kuat. tapi demikian sampai dimana aku rasa itu hal yang mungkin ku putar sampai aku rasa waktu akan tiba. terkadang kesempatan yang kurang memadai yang membuat ku tak kunjung sadar bahwa aku telah ditinggalkan untuk seperintil kalimat dan gaya yang telah ku lakukan atau ku beri. sampai aku berpikir haruskah itu terjadi terhadap diriku atau sesuatu yang melanggar aturan yang sungguh membuat insan lainya kecewa. Kalau udah berlalu yang artinya kecewa tanpa sadar pun itu sudah terjadi pasti tak ada lagi obatnya. rasa nya ingin seperti balon yang terisi lalu pecah dan tanpa menghilangkan jejak atau seperti parir yang terinjak lalu tanpa ada jejak sedikitpun. 

Komentar