Hai....
Apa kabar....
Dalam Nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus, Amin.
Malam pukul 19:23 tepatnya pada bulan "Maria" terkabar jiwa yang sehat, fisik yang kuat dengan penyakit lama yang tak berujung hilang tetap bersamaku. Banyak hal yang sudah ku lalui sampai 22 tahun ini, tak terasa kehidupan itu tetap berjalan tanpa menghiraukan rasa sakit, rasa sedih, rasa pahit, rasa manis, rasa bersalah, rasa senyum lebar, rasa dimana berkeinginan untuk bertobat dan mampu untuk mengaku dosa di bulan April tahun 22 ini. Rasanya sangat nyata sampai pada tahap ini memang benar apapun yang telah engkau rasakan akan tetap berjalan yang namanya waktu kehidupan baik itu sisi keluargaku yang mulai diatas sampai kadang dibawah.
Aku sangat mencintai diri ku saat walau kadang aku sering memilih hal yang menyedihkan awalnya sehingga tak tadapat ku pungkiri untuk hilang dari waktu ini. Situasi untuk memilih melangkah kedepan membuatku sakit sampai aku memilih hal yang membuatku nyaman menjadi kesepian. Dunia mengerti situasi yang kurasakan ini lantas aku bersyukur masih bernafas bersama Yesus dan Bunda Maria atas karunia yang ku dapat. Senyum dan syukuri hidup ini karna masih banyak yang lebih menderita dari pada diriku. Walau di 22 ini penuh tanggung jawab serta beban tanggungan yang ku peroleh dari sisi keluarga sampai sisi perteman sampai hal dimana aku berjauhan dengan yang nama hubungan pribadiku.
Hubungan pribadiku tak patut menjadi kenangan hanya yang ada menjadi permasalahan, hal pertama mungkin bisa dikatakan tidak diketahui akan tetapi hal kedua itulah sebuah pilihan yang membuatku sangat kesepian. Bintang ku kata orang-orang yang selalu setia pada pribadinya dan selalu tepat memilih seseorang untuk kenyamanan dalam sehari-hari. Kata selamat tinggal lah yang selalu ku ucapkan untuk mereka yang pernah kujumpai sampai di 22 ini. Cinta yang menerima kekurangan ku untuk mengubah dunia ini akan aku tak akan terus bersama siapa pun dia mesti aku tau akan ada kata pisah di diri kami. Namun, kalimat itu tidak akan terjadi lagi akan ku jadikan kenangan yang bahagia bahkan kesalahan yang telah terjadi. Yesus yang telah mendewasakan ku untuk melalui luka dengan kesepian untuk saat ini tanpa berpikir negatif setiap kata selamat tinggal.
Betapa bahagianya aku duduk bersama keluargaku dan liburan bersama keluargaku, dulu aku iri melihat banyak anak gadis Ayah dan Ibu ya berbicara dan bermain langsung untuk memberi tahu keadaannya dan kadang sampai makan bersama keluarganya. Tapi Bunda Maria telah memberikan hadiah itu kepadaku untuk dapat kurasakan di tahun 22 ini. Berenam kami menikmati dunia yang penuh cerita suka dan duka dalam keluarga kecil ini. Tak dapat ku hitung dan ku ingat akan kesalahan dan kebahagian yang telah ku dapatkan setiap detik, menit, sampai jam bersama mereka. Cepat atau lambat aku akan terus bersama mereka untuk berusaha menjadi yang terbaik. Kuingin kami selalu diberikan kesehatan dan rezeki untuk tetap melanjutkan kehidupan ini.
Sudilah sedikit pengalaman ku yang baru ini di tahun 22 ini. Dunia pekerjaan semakin mengajarkan ku sesuatu pelajaran yang berharga untuk selalu berkembang dalam pemikiran dan tentunya masa depan yang harus ku ukir seperti dahulu aku berjuang untuk menjadi juara kelas di sekolah ku. Cukup kesehatan yang paling penting untuk berjumpa dengan masa depan ini. Tak ada kata untuk kata "Berjuang" kali ini kesibukan dan tantangan adalah teman ku dengan rahmat Yesus selalu disampingku.
Yesus selalu menyertaiku sepanjang masa, Amin.
Komentar
Posting Komentar